Kejar Produksi Udang 2 Juta Ton, KKP Bakal Intensifkan Revitalisasi Tambak Tradisional【situs judi terbesar di indonesia】

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:22bet casino app

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

Baca juga: Jaga Ekosistem Mangrove, Warga Dilatih Kembangkan Tambak Ramah Lingkungan

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Tb Haeru Rahayu mengatakan, untuk mencapai target tersebut, sejumlah upaya intensif perlu dilakukan mulai tahun 2022.

Sebagai informasi, tambak udang tradisional hanya mampu memproduksi 0,6 ton per hektar per tahun.

Baca juga: Panen Lagi, Klaster Tambak Udang KKP di Cidaun Hasilkan Udang Vaname

Namun, apabila tambak-tambak tradisional telah direvitalisasi menjadi tambak semi intensif, produksi udang diprediksi mampu mencapai 30 ton per hektar per tahun.

Upaya yang dilakukan Pemerintah melalui KKP adalah melakukan revitalisasi tambak udang tradisional menjadi tambak semi intensif.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan menggenjot produktivitas budidaya udang sebanyak 2 juta ton per tahun di 2024.

Tambak tersebut dilengkapi dengan tandon air, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), manajemen kesehatan ikan udang, dan pengaturan petak pemeliharaan.

TB Haeru mengungkapkan, revitalisasi yang dimaksud ialah melakukan peningkatan teknologi pada tambak tradisional.

“Revitalisasi ini untuk meningkatkan produktivitas yang tadinya hanya 0,6 ton per hektar per tahun, kita akan coba angkat menjadi paling tidak sekitar 20 sampai 30 ton per hektar per tahun,” sambungnya.

Baca juga: Startup Delos Ajak Petambak Udang Tingkatkan Produktivitas Panen

“Khusus untuk udang, kita ada target untuk mencapai 2 juta ton di 2024. Dengan cara melakukan revitalisasi tambak,” ujar TB Haeru di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Selasa (7/12/2021).